0
masalah Ibu dan Ayah
Posted by Muqarramah
on
08.37
in
drama singkat
Air yang keruh menggenangi daratan yang luas itu sampai sayup-sayup mata memandang. Pada sepetak tanah yang tinggi, yang tak tergenang air, terdapat beberapa gubuk. Hampir ditiap gubuk hanya berisi bangku-bangku kayu, meja yang kasar lemari kecil, dan periuk besi yang diletakkan pada tungku tanah yang sudah hitam karena asap.
Banjir telah menghanyutkan segalanya, dan hanya gubuk-gubuk inilah yang tinggal. Pada tiap-tiap gubuk tempat berlindung itu, berkumpul serombongan manusia: laki-laki, perempuan dan anak-anak. Ada juga perempuan dan laki-laki tua, tetapi tidak banyak. Sebagian besar rombongan ini terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya.
Waktu itu keadaan dalam keluarga tersebut cukup mencekam karena terjadi pertengkaran antara sang Ibu dan Sang Ayah.
Anak 1 : “Mengapa Ibu dan Ayah terus bertengkar bukankah ini sudah larut, sebaiknya Ayah dan Ibu tidur saja?”
Ibu : “Ibu, tidak ngantuk kok cuma susah tidur aja, kakak aja yang tidur duluan, besokkan harus bangun pagi untuk kesekolah!”
Anak 1 : “Iya…bu”
Keesokan harinya, suasana di Gubuk itu masih mencekam dan membuat suasana pagi tidak sejuk lagi.
Ayah : “Ayo..sekarang kalian harus bergegas berangkat, matahari mulai menampakkan wajahnya.”
Anak (1)(2) : “Iya, Ayah…..!!!”
Mereka berdua kemudian, bersiap untuk berangkat kesekolah, tiba-tiba sang Nenek memanggil
Nenek : “Cu..cu..Kok kalian pergi tanpa pamitan dengan nenek,? Sekarang sebelum ke Sekolah kalian harus salim dulu dengan nenek, agar nantinya cucu-cucu nenek ini bisa menjadi orang yang berhasil dan dapat mengubah perekonomian keluarga kalian.”
Anak (1)(2) : “Okey dech nek’ doain kami yah..Assalamu’alaikum”
Nenek : “Waalaikum’mussalam.’’
Nenek kemudian menghampiri Ibu dan memberikan sarannya
Nenek : “Ada apa? Kenapa kamu dan suami mu tidak saling berbicara, bukankah ini hari pernikahan kalian?”
Ibu : “Iya, bu saya tahu, tapi mau dia apa lagi , aku sangat sebel dengan suamiku karena sudah beberapa bulan ini dia tidak berusaha untuk mencari pekerjaan semenjak ia di PHK, bu. Apa yang harus aku lakukan agar kehidupan anak-anakku dapat terjamin.”
Nenek : “Ohh, karena itu yach, kalau masalah itu sebaiknya kama omongin dengan suami mu, agar permasalahan ini dapat terselesaikan.”
Ibu : “Iya, bu InsyaAllah.”
Kemudian sang Ibu mengampiri Ayah
Ibu : “Kak’ aku ingin kita bicara tentang masalah kehidupan keluarga kita karena aku khawatir dengan anak-anak, jika mereka tahu kalau Ayah dan Ibunya ada masalah.”
Ayah : “Okay, apa yang ingin kamu katakana?”
Ibu : “Aku ingin kita berdua berusaha untuk mencari pekerjaan agar anak-anak kita dapat meneruskan sekolahnya dan merekapun bisa meraih cita-cita mereka.”
Ayah : “Iya, bu aku mengerti, aku udah keliling kota ini mencari pekerjaan tetapi tidak ada yang mau menerima Ayah, bagaimana ini? Aku juga pusing memikirkannya.”
Ibu : “Bagaimana kalau sebaiknya, kita buka usaha aja di depan rumah agar

Posting Komentar