KATA
PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
yang merupakan salah satu tugas kelompok mata kuliah Pengenalan Teknologi
Informasi dan Komunikasi di Politeknik Negeri Ujung Pandang. Makalah ini
disusun dengan judul TCP-IP. Didalam
makalah ini terdapat penjelasan mengenai TCP-IP
yang mudah dipahami.
Penulis
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Karena itu, kritik dan
saran yang bersifat konstruktif akan senantiasa penulis terima dengan senang
hati. Dengan segala keterbatasan, penulis menyadari bahwa makalah ini tidak
akan terwujud tanpa adanya bantuan dari banyak pihak.
Semoga
Tuhan Yang Maha Esa membalas semua kebaikan dan senantiasa mencurahkan Hidayah
dan Taufik-Nya. Aamiin
Makassar, November 2013
P
E N U L I S
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar......................................................................................................................
Daftar Isi................................................................................................................................
Bab I Pendahuluan.................................................................................................................
1.1 Latar Belakang
Masalah...........................................................................................
1.2 Tujuan....................................................................................................................
1.3 Rumusan Masalah...................................................................................................
1.4 Manfaat.................................................................................................................
Bab II Tinjauan
Pustaka..........................................................................................................
2.1 Sejarah TCP/IP........................................................................................................
Bab III
Pembahasan...............................................................................................................
3.1 Pengertian TCP/IPProtocolSuite..............................................................................
3.2
Elemen Konfigurasi Umum TCP/IP...........................................................................
3.3
Arsitektur Jaringan TCP/IP.......................................................................................
A. Physical Layer......................................................................................................
B. Network
Access Layer.........................................................................................
C.
Internet Layer......................................................................................................
D.
Transport Layer...................................................................................................
E. Application Layer.................................................................................................
Bab IV Penutup......................................................................................................................
5.1
Kesimpulan............................................................................................................
5.2
Saran.....................................................................................................................
Daftar Pustaka.......................................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANGMASALAH
Dalam era globalisasi dan teknologi saat ini,
penggunaan komputer sebagai salah satu alat teknologi informasi sangat
dibutuhkan hampir disetiap perusahaan.
Penggunaan perangkat komputer sebagai perangkat
pendukung manajemen dan pengolahan data adalah sangat tepat dengan
mempertimbangkan kuantitas dan kualitas data, dengan demikian penggunaan perangkat
komputer dalam setiap informasi sangat mendukung system pengambilan keputusan.
Dalam perkembangannya hingga pada jaringan, setiap
perangkat komputer dapat berinteraksi dengan komputer lainnya, dari jaringan
lokal hingga jaringan global yang disebut internet.
1.2 TUJUAN
Adapun tujua yang hendak penulis capai
dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
a.
Sebagai tugas kelompok mata
kuliah Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Program Studi Teknik Telekomunikasi di
Politeknik Negeri Ujung Pandang.
b.
Sebagai masukan bagi Penulis
untuk menambah wawasan ilmu khususnya mengenai TCP-IP.
1.3 RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang akan kita bahas
pada makalah ini adalah :
1.
Sejarah TCB-IP
2.
Pengertian TCP-IP
3.
Elemen Konfigurasi umum pada TCP/IP
4.
Arsitektur TCP-IP
1.4 MANFAAT
Manfaat dari penulisan makalah ini agar kita
dapat lebih memahami tentang TCP-IP secara
umum.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 SEJARAH TCB-IP
Sejarah TCP/IP
dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket switching digital yang
didanai oleh DARPA (Defence Advanced
Research Projects Agency) pada tahun 1969. Sementara itu ARPANET terus
bertambah besar sehingga protokol yang digunakan pada waktu itu tidak mampu
lagi menampung jumlah node yang semakin banyak. Oleh karena itu DARPA mendanai
pembuatan protokol komunikasi yang lebih umum, yakni TCP/IP. Ia diadopsi menjadi standard ARPANET pada tahun 1983.
Untuk memudahkan proses konversi, DARPA juga
mendanai suatu proyek yang mengimplementasikan protokol ini ke dalam BSD UNIX,
sehingga dimulailah perkawinan antara UNIX dan TCP/IP. Pada awalnya internet digunakan untuk menunjukan jaringan
yang menggunakan internet protocol (IP)
tapi dengan semakin berkembangnya jaringan, istilah ini sekarang sudah berupa
istilah generik yang digunakan untuk semua kelas jaringan. Internet digunakan
untuk menunjuk pada komunitas jaringan komputer worldwide yang saling
dihubungkan dengan protokol TCP/IP.
Perkembangan TCP/IP yang diterima luas dan praktis menjadi standar defacto
jaringan komputer berkaitan dengan ciri-ciri yang terdapat pada protokol itu
sendiri yang merupakan keunggulun dari TCP/IP,
yaitu :
Perkembangan
protokol TCP/IP menggunakan standar
protokol terbuka sehingga tersedia secara luas. Semua orang bisa mengembangkan
perangkat lunak untuk dapat berkomunikasi menggunakan protokol ini. Hal ini
membuat pemakaian TCP/IP meluas
dengan sangat cepat, terutama dari sisi pengadopsian oleh berbagai sistem
operasi dan aplikasi jaringan.
Tidak
tergantung pada perangkat keras atau sistem operasi jaringan tertentu sehingga TCP/IP cocok untuk menyatukan bermacam
macam network, misalnya Ethernet, token ring, dial-up line, X-25 net dan lain
lain.
Cara
pengalamatan bersifat unik dalam skala global, memungkinkan komputer dapat
mengidentifikasi secara unik komputer yang lain dalam seluruh jaringan,
walaupun jaringannya sebesar jaringan worldwide Internet. Setiap komputer yang
tersambung dengan jaringan TCP/IP
(Internet) akan memiliki address yang hanya dimiliki olehnya.
TCP/IP memiliki fasilitas routing dan jenis-jenis layanan
lainnya yangmemungkinkan diterapkan pada internetwork.
BAB III
PENDAHULUAN
3.1 PENGERTIAN TCP-IP/PROTOCOLSUITE
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar
komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses
tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan
Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol
ini berupa kumpulan protokol (protocol
suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan
saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak
(software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini
adalah TCP/IP stack
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade
1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan
komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah
standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport
jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol
ini menggunakan skemapengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP
Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat
saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat
routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem
berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX).
3.2 ELEMEN KONFIGURASI
UMUM TCP/IP
Beberapa elemen
konfigurasi umum TCP/IP adalah sebagai berikut:
·
IP address: IP address atau biasa disebut sebagai alamat IP
merupakan sebuah string unik yang dituliskan dalam angka decimal yang dibagi
dalam empat segmen. Tiap-tiap segmen bias ditulis angka yang terdiri atas 0
hingga 255. Tiap-tiap segmen tersebut merepresentasikan 8 bit dari alamat yang
memiliki panjang 32 bit untuk keseluruhannya. Format ini disebut sebagai dotted
quad notation.
·
Netmask: subnet mask (biasa disingkat netmask) adalah tanda
yang fungsinya membagi porsi dari alamat IP yang menunjukan Network dan porsi
dari alamat IP yang menunjukan subnetwork. Misalnya untuk kategori alamat IP
kelas C, netmask standard adalah 255.255.255.0, netmask tersebut berguna untuk
masking 3 byte pertama dari alamat IP sementara byte terakhirnya disediakan
untuk penentuan host subnetwork.
·
Network address: network address merepresentasikan porsi
jairngan dari alamat IP. Misalnya host 12.128.1.2 di jaringan kelas A memiliki
network address 12.0.0.0. host jaringan yang menggunakan IP pribadi seperti
192.168.1.100 akan menggunakan network address 192.168.1.0. network address
tersebut menjelaskan bahwa jaringan termasuk dibagian kelas C 192.168.1
network.
·
Broadcast address: broadcast address merupakan alamat IP yang
memungkinkan data jaringan dikirimkan secara simultan kesemua host subnetwork.
Broadcast address standar untuk jaringan IP adalah 255.255.255.255. namun
alamat broadcast ini tidak bisa digunakan untuk mem-Broadcast pesan kesemua
host di internet karena adanya blok oleh router. Alamat broadcast biasanya
di-set untuk subnetwork tertentu saja, semisal alamat IP 192.168.1.0. akan
memiliki alamat broadcast 192.168.1.255. pesan broadcast biasanya dibuat oleh
protokol jaringan seperti address resolution protocol (ARP) dan routing
information protocol (RIP).
·
Gateaway address: gateway address adalah alamat IP yang harus
dilewati oleh semua komputer di jairngan ingin berkomunikasi dengan host dijairngan
lain maka perlu adanya network gateaway. Dalam banyak kasus, gateaway address
akan menjadi router di jaringan yang sama yang akan mengalokasikan traffic ke
jaringan atau host lain (seperti internet).
·
Nameserver address: nameserver address menunjukan IP address
dari domain name service (DNS) yang bertujuan menerjemahkan nama hostname ke
alamat IP. Ada tiga lapis nameserver yakni Primary Nameserver, Secondary
Nameserver dan Tertiari Nameserver. Agar system anda resolve hostname dan
menerjemeahkannya menjadi IP address, anda harus menentukan name server yang
valid.
Gambar3.4 Aliran data protokolTCP/IP
Jika suatu protocol menerima data dari protocol lain di layer atasnya,
ia akan menambahkan. Informasi tambahan miliknya ke data tersebut, Informasi
ini memiliki fungsi yang sesuai dengan fungsi protocol tersebut. Setelah itu,
data ini diteruskan lagi ke protocol pada layer di bawahnya. Hal yang
sebaliknya terjadi jika suatu protocol menerima data dari protocol lain yang
berada pada layer di bawahnya. Jika data ini dianggap valid, protocol akan
melepas informasi tambahan tersebut untuk kemudian meneruskan data itu ke
protocol lain yang berada pada layer di atasnya.
Device
penguhubung jaringan ini secara umum dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:
- Repeater : Menerima sinyal dari satu segmen kabel LAN
dan memancarkannya kembali.
·
Bridge : Mirip Repeater namun lebih cerdas, karena bridge
mempelajari setiap alamat Ethernet yang terhubung dengannya.
- Router : Memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari
satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara
keduanya.
3.3 ARSITEKTUR TCP-IP
Secara umum arsitektur jaringan TCP/IP dikelompokkan menjadi 5 layer yaitu aplication
layer, transport layer, internet layer, network access layer dan physical
layer.
Gambar 3.2 Susunan Layer Protokol TCP/IP
A.
PHYSICAL LAYER
Merupakan
komponen fisik yang berupa media dan topologi.Ethernet, FDDI, ISDN, ATM.
B.
NETWORK ACCESS
LAYER
Network
Access Layer atau Network Interface Layer merupakan
gabungan antara Network, Data Link
dan Physical layer. Lapis ini
bertanggungjawab mengirim dan menerima data ke/dari media fisik. Media fisik bisa berupa kabel, serat optik atau
gelombang radio, sehingga protocol ini harus mampu menerjemahkan sinyal
listrik menjadi data digital yang dimengerti komputer yang berasal dari
peralatan lain.
Protokol yang terdapat dalam layer ini adalah
§ PPP(Point to Point
Protocol) adalah protokol untuk
point to point.
§ SLIP (Serial Line Internet
Protocol) adalah protokol dengan
menggunakan sambungan serial.
C.
INTERNET LAYER
Internet Layer bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke
alamat yang tepat. Dalam layer ini terdapat empat buah protocol yaitu :
a)
IP(Internet Protocol)
IP adalah protokol yang menyampaikan paket data ke alamat tujuan dengan
tepat. Protokol IP merupakan inti dari
protocol TCP/IP. Seluruh data yang berasal dari protocol pada layerdi atas IP
harus dilewatkan oleh protocol IP,
dan dipancarkan sebagai paket IP,
agar sampai ke tujuan.
Dalam
melakukan pengiriman data sampai ke alamat tujuan, IP memiliki sifat yaitu:
a. Unreliable
b. Connectionless,
c. Datagram delivery
service
b)
ARP (Adress
Resolution Protocol)
ARP adalah sebuah
protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab
dalam melakukan resolusi alamat IP ke
dalam alamat Media Access Control (MAC
Address).
Ketika sebuah aplikasi yang mendukung teknologi protokol
jaringan TCP/IP mencoba untuk mengakses sebuah host TCP/IP dengan menggunakan
alamat IP, maka alamat IP yang dimiliki oleh host yang dituju
harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam MAC Address agar frame-frame
data dapat diteruskan ke tujuan dan diletakkan di atas media transmisi (kabel,
radio, atau cahaya), setelah diproses terlebih dahulu oleh Network Interface Card (NIC). Hal ini dikarenakan NIC beroperasi dalam lapisan fisik dan
lapisan data-link pada tujuh lapis model referensi OSI dan menggunakan alamat fisik daripada menggunakan alamat logis
(seperti halnya alamat IP atau nama NetBIOS) untuk melakukan komunikasi data
dalam jaringan.
Jika memang alamat yang dituju berada di luar jaringan
lokal, maka ARP akan mencoba untuk
mendapatkan MAC address dari
antarmuka router lokal yang menghubungkan jaringan lokal ke luar jaringan (di
mana komputer yang dituju berada).g telah dikenal.
Protocol TCP/IP menggunakan pemetaan secara dinamik alamat
IPke alamat fisik
level
rendah. ARP hanya melalui jaringan tunggal dan terbatas ke jaringan yang mendukung adanya layanan broadcasting.
c)
RARP(Reverse
Address Resolution Protocol)
RARP merupakan sebuah
protokol dalam TCP/IP yang berfungsi untuk mendapatkan
alamat IP (alamat Logic) dengan menggunakan MacAddress (alamat Physic). RARP merupakan
protokol yang memiliki fungsi kebalikan dari ARP. Keduanya memiliki fungsi
sebagai resolutor alamat antara Physic
dan Logic.
d)
ICMP(Internet Control Message
Protocol (ICMP)
ICMPadalah salah satu protokol
inti dari keluarga protokol internet.ICMP utamanya digunakan oleh sistem
operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan,
sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
Dalam suatu sistem connectionless setiap gateway akan
melakukan pengiriman, perutean datagram yang dating tanpa adanya koordinasi
dengan pengirim pertama. Tidak semua sistem berjalan dengan lancar. Kegagalan
dapat saja terjadi. misalnya line komunikasi, prosesor atau dikarenakan mesin
tujuan tidak sedang aktif, ttl dari counter habis, atau ketika terjadi
kemacetan sehingga gateway tidak lagi bisa memproses paket yang datang.
Dalam koneksi dengan internet pengirim tidak dapat
memberitahukan & tidak tahu sebab
kegagalan suatu koneksi. Untuk mengatasinya diperlukan suatu metode yang
mengijinkan gateway melaporkan error atau menyediakan informasi mengenai
kejadian yang tidak diinginkan sehingga dipakai mekanisme ICMP.
Pesan ICMP merupakan bagian dari datagram IP. Tujuan
akhir dari suatu pesan ICMP bukan merupakan program atau user melainkan software
internet-nya. Ketika pesan ICMP hadir software ICMP akan menanganinya.ICMP
mengijinkan gateway untuk mengirim pesan error ke gateway lain atau host. ICMP
menyediakan komunikasi antar software protocol Internet. Pada dasarnya terdapat
dua macam pesan ICMP : ICMP Error Message & ICMP Query Message. ICMP error
message digunakan pada saat terjadi kesalahan pada jaringan, sedangkan query
message adalah jenis pesan yang dihasilkan oleh protokol ICMP jika pengirim
paket menginginkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan.
D.
TRANSPORT LAYER
Transport layer mempunyai dua fungsi – mengatur aliran data antara dua
host dan reliability.
Pada transport layer terdapat
dua buah protocol :
TCP -- a
connection-oriented, reliable protocol, byte stream service. Connection
Oriented berarti sebelum melakukan pertukaran data, dua aplikasi pengguna TCP harus melakukan hubungan (handshake)
terlebih dahulu. Reliable berarti TCP
menerapkan proses deteksi kesalahan paket dan retransmisi. Byte Stream Service
berarti paket dikirimkan dan sampai ke tujuan secara berurutan.
UDP -- connectionless
and unreliable. Walaupun bertanggung jawab untuk mentransmisikan
pesan/data, tidak ada software yang menge-cek pengantara setiap segmen yang dilakukan
oleh layer ini. Keuntungan penggunaan UDP adalah kecepatannya karena pada UDP
tidak ada acknowledgements, sehinggan trafik yang lewat jaringan rendah, dan
itu yang membuat UDP lebih cepat daripada TCP.
E.
APPLICATION LAYER
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP
adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan
transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang
digunakan saat ini.
Beberapa diantaranya
adalah :
a. TELNET, yaitu Network
Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
b. FTP, File Transfer
Protocol, digunakan untuk file transfer
c. FTP singkatan
dari File Transfer Protocol. FTP
merupakan mekanisme standar yang dimiliki Protokol TCP/IP untuk keperluan
penyalinan (copying) file dari satu host ke host yang lain. FTP ini
memanfaatkan layanan protokol TCP (lapisan 4) untuk melakukan operasinya.
d. SMTP, Simple Mail
Transfer Protocol, digunakan untuk mengirimkan electronic mail. SMTP adalah
suatu protokol aplikasi yang merupakan sistem pengiriman message/pesan atau e-mail.
e. SNMP
menyediakan sejumlah operasi fundamental
untuk memonitor dan
memelihara internet yang
sudah besar organisasinya dan heterogen sifatnya. Konsep SNMP
adalah manager dan agent. Selain itu SNMP memiliki
komponen yakni : SMI (Structure of Management Information), MIB (Management
Informastion Base) dan SNMP sendiri.
f.
DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu. Untuk
mengidentifikasi suatu entitas, protokol TCP/IP menggunakan alamat IP. Namun
apabila dalam aplikasi setiap orang harus menghafal alamat IP untuk melakukan
komunikasi bisa berakibat timbulnya kesulitan
untuk mengingat. Apalagi
jika perkembangan internet sudah
demikian pesat. Untuk itiu protokol TCP/IP memiliki suatu metode untuk membuat
suatu map yang menterjemhkan nama kepada alamat IP atau sebaliknya. Metode in i
disebut juga sebagai Domain Name System (DNS).
g. RIP, Routing Information
Protocol, protokol routing
h. OSPF, Open Shortest
Path First, protokol routing
i.
NFS,Network File
System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan
j.
HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol
untuk web browsing.
BAB IV
PENUTUP
4.1
KESIMPULAN
Berdasarkan penjabaran pada bab-bab sebelumnya penulis dapat
menyimpulkan bahwa:
a. TCP/IP
merupakan sebuah paket protokol yang berfungsi sebagai metode dalam komunikasi
antar komputer atau node.
b. TCP/IP
diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (Software) yang ada dalam sebuah
Sistem Operasi.
4.2
SARAN
Setelah menyusun makalah
ini penulis mengharapkan adanya konsep baru atau metode baru dalam pembelajaran
khususnya mata kuliah Pengenalan Teknologi dan Informasi, dengan tujuan agar
mahasiswa lebih mengenal dan aktif dalam menyikapi perubahan teknologi dan
informasi yang semakin pesat ini.
BAB IV
DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia. (2012, 12 28). id.wikipedia.org.
Retrieved 12 2012, 1, from wikipedia.org: id.wikipedia.org/wiki/Internet_protocol_suite
Winarno, S. (2010). Jaringan
Komputer TCP/IP. Bandung: Modula.
Dani. (2011, 05 20). blackheart.
Retrieved 12 1, 2012, from daniblackheart.blogspot.com:
http://daniblackheart.blogspot.com/2011/05/makalah-tcp-ip.html
Irwan. (2009, 04 30). web.itb.ac.id.
Retrieved from itb.ac.id:
web.itb.ac.id/irwan/data/.../4-Introduction%20TCP%20-%20IP.doc