0

Pengenalan Teknologi Informasi

Posted by Muqarramah on 05.32

TUGAS FINAL PTI
1.       Manfaat/keuntungan sistem jaringan komputer yaitu :
ü  Berbagi perangkat keras
ü  Berbagi program atau data
ü  Mendukung kecepatan berkomunikasi
ü  Memudahkan pengaksesan informasi

2.       Keuntungan jaringan LAN ;
ü  Pemakaian sember daya bersama – sama
ü  Memungkinkan adanya transfer file lebih cepat
ü  Mengurangi pemakaian kabel
ü  Mendukung komunikasi email
ü  Biaya akses ke Internet lebih murah karena menggunakan Server
ü  Dapat saling tukar menukar data/informasi

3.       Sistem keamanan yang berlaku untuk akun adalah dengan beberapa metode keamanan yaitu
ü  Privacy adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Dalam privacy penekanan lebih pada data data yang sifatnya privat ( contoh ; email )
ü  Confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan kepada pihak lain untuk keperluan tertentu.
ü  Integrity, yang dimaksud integrity adalah bahwa informasi tidak boleh dirubah tanpa seijin pemilik informasi.
ü  Authentication, adalah aspek yang berkaitan dengan metode untuk menyatakan bahwa informasi betul – betul asli, dan orang yang mengakses
ü  Password adalah kata sandi untuk mengamankan akun dari pihak lain

4.       Routing adalah proses pengiriman data maupun informasi dengan meneruskan paket data yang dikirim dari jaringan satu ke jaringan lainnya.

5.       Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.

6.       Fungsi khusus dari protokol yaitu :
ü  fragmentasi dan re-assembly ; pembagian informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data dari sisi pengirim. jika telah sampai kepenerima. paket data tersebut akan digabungkan menjadi paket berita yang lengkap
ü  Enkapsulasi adalah proses pengiriman data yang dilengkapi dengan alamat, kode-kode koreksi dan lain-lain
ü  Kontrol konektivitas ; membangun hubungan komunikasi berupa pengiriman data dan mengakhiri hubungan dari pengirim ke penerima
ü  Flow kontrol fungsi dari flow kontrol adalah sebagai pengtur jalannya data dari pengirim ke penerima
ü  Error control tugasnya adalah mengontrol terjadinya kesalahan sewaktu data dikirim
ü  Pelayanan transmisi fungsinya adalah memberikan pelayanan komunikasi data yang berhubungan dengan prioritas dan keamanan data.

7.       Gambar arsitektur TCP/IP :

8.       Cara kerja TCP/IP adalah TCP merupakan connection-oriented, yang berarti bahwa kedua komputer ikut serta dalam pertukaran data harus melakukan hubungan terlebih dulu sebelum pertukaran data berlangsung. TCP bertanggung jawab untuk menyakinkan bahwa data tersebut akan sampai tujuan, memeriksa kesalahan dan mengirimkan error ke lapisan atas hanya bila TCP tidak berhasil melakukan hubungan. Jika data tersebut terlalu besar untuk satu datagram, TCP akan membaginya ke dalam beberapa datagram, Sedangkan IP bertanggung jawab setelah hubungan berlangsung. Tugasnya adalah untuk merutekan paket data di dalam network. IP hanya bertugas menjadi kurir dari TCP dan mencari jalur yang terbaik dalam penyampaian datagram. IP “tidak bertanggung jawab” jika data tersebut tidak sampai dengan utuh, namun IP akan mengirimkan pesan kesalahan melalui ICMP (Internet Control Message Protokol) dan kemudian kembali ke sumber data. Karena IP hanya mengirimkan data tanpa mengetahui urutan data mana yang akan disusun berikutnya, maka menyebabkan IP mudah untuk dimodifikasi di daerah sumber dan tujuan datagram.

9.       Protokol-protokol yang terdapat pada tiap layer TCP/IP :
o   PHYSICAL LAYER Merupakan komponen fisik yang berupa media dan topologi.Ethernet, FDDI, ISDN, ATM
o   Network Access Layer atau Network Interface Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Lapis ini bertanggungjawab mengirim dan menerima data ke/dari media fisik
o   Internet Layer bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat hal ini adalah IP(Internet Protocol), ARP (Adress Resolution Protocol), RARP(Reverse Address Resolution Protocol),ICMP(Internet Control Message Protocol (ICMP)
o   Transport layer mempunyai dua fungsi yaitu mengatur aliran data antara dua host dan reliability
o   Application Layer, Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data

10.       IP address yang dapat digunakan untuk kelas A, B, dan C adalah
ü  Kelas A IP Addressnya mempunyai range : 0 – 127 Misalnya IP address 120.31.45.18 maka Network ID = 120 dan HostID = 31.45.18
ü  Kelas B IP Addressnya mempunyai range : 128 – 191 Misalnya IP address 150.70.45.18
ü  Kela C IP Addressnya mempunyai range : 192 – 223 Misalnya IP address 192.168.1.1

11. Suatu IP address : 172.16.136.098 mempunyai binner 10 termasuk kelas B

12. Pengertian DNS, SNMP dan DHCP :
ü  DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer
ü  SNMP ( Simple Network Management Protocol ) adalah sebuah protokol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat kontrol saja
ü  DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya.

13. Alasan IP Address mengapa tidak sama karena setiap komputer memiliki alamat yang unik dan  berbeda dengan tujuan agar tidak terjadi kesalahan dalam pengaksesan maupun pengiriman dan penerimaan data dari komputer satu ke yang lainnya.

14. Pengertian dari Subnetting dan Subnet mask adalah Subnetting adalah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih kecil yang disebut "subnet " Sedangkan istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.

15. Pengertian Switching dan Fungsinya, Switching dalam telekomunikasi adalah melakukan suatu proses hubungan antara dua pelanggan telepon, sehingga keduanya dapat berbicara satu sama lain, Sedangkan fungsinya adalah Penyambungan (interconnection),Pengendalian ( control ), Deteksi adanya permintaan sambungan,Menerima informasi, Mengirim informasi, Mengadakan test sibuk, Mengawasi pembicaraan.

16. Pengertian dari :
o   Circuit switching merupakan metodologi penerapan jaringan telekomunikasi di mana dua node jaringan membentuk suatu saluran komunikasi khusus (sirkuit) melalui jaringan sebelum node dapat berkomunikasi
o   Packet switching adalah jaringan metode komunikasi digital yang kelompok semua data yang ditransmisikan terlepas dari konten, tipe struktur, atau menjadi blok-blok berukuran yang sesuai, yang disebut paket
o   Message Switching merupakan tipe store and forward connection yang diset-up antara devices yang berhubungan sepanjang jalur pengiriman data.

17. Perbedaan :
ü  SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet
ü  HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW) dan bekerja dengan transmisi interaksi yang normal
ü  HTTPS (HyperText Transfer Protocol Secure) adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web (www) dan bekerja melalui sistem terenkripsi, sehingga dalam teori, informasi tidak dapat diakses oleh pihak selain klien dan server akhir
ü  FTP (File Transfer Protocol), adalah protokol yang digunakan untuk meng-upload file dari komputer client tertentu ke sebuah FTP server atau untuk men-download file-file dari FTP server ke komputer client tertentu.

18. Wireless atau jaringan tanpa kabel adalah salah satu jenis jaringan berdasarkan media komunikasinya, yang memungkinkan perangkat-perangat didalamnya seperti komputer, hp, dll bisa saling berkomunikasi secara wireless/tanpa kabel.

19. Komponen Wireless adalah
o   Network Adapter
o   Wireless Router
o   Wireless Repeater
o   Wireless Bridge
o   Antenna
20. Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, dan Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya.

21. Keuntungan Teknologi Wireless :
o   Lebih murah dalam biaya pengimplementasian dan perawatan infrastruktur jaringan
o   tidak rumit dalam instalasi jaringan dan penggunaan.
o   sangat mendukung user mobility
o   juga memiliki kemampuan untuk berubah sesuai dengan yang dibutuhkan (Scalability)

Kekurangan Teknologi Wireless :
o   Gangguan Gelombang Jaringan
o   Gangguan Keamanan
o   Konfigurasi Yang Lebih Rumit

22. Secara teori, perangkat wireless Mikrotik dapat melayani 2007 client. Namun, bagaimanapun juga, performance nya tergantung pada kehandalan sistem dan kondisi sekitar. Jumlah ini sangat regantung pada penggunaan setiap client, dan berapa jumlah komputer yang terkoneksi di belakang sebuah AP Client. Jumlah yang pernah dicapai pada penggunaan normal adalah 100 client.



0

Laporan Hasil Take Action di Kampung Kusta #AKSI INDONESIA MUDA Makassar

Posted by Muqarramah on 05.09
#SalamAksi
#SalamMuda
#UntukIndonesia

TAKE ACTION AKSI INDONESIA MUDA

Tema : Lingkungan

Saya Muqarramah melaporkan dari lokasi observasi sosial:

(Masalah)
1.     Masyarakat mengeluh akan drainase yang sempit, sehingga menimbulkan masalah seperti tersumbatnya saluran drainase, dan pada musim penghujan akan terjadi peluapan debit air yang lebih tinggi dan dapat mengakibatkan banjir.
2.    Penyediaan tempat sampah yang kurang layak dan minim jumlahnya dimasing-masing rumah, sehingga warga dengan inisiatif sendiri menggunakan karung untuk sampah rumah tangga mereka namun, ada beberapa warga yang tidak peduli sehingga sampah mereka dibuang dikanal.
3.    Fasilitas umum seperti toilet umum tidak terawat sehingga tidak layak pakai.Serta sumur umum yang ada di RT 4 pemanfaatannya kurang maksimal mulai dari masalah airnya yang kurang bersih dan tidak layak konsumsi.
4.    Pemanfaatan poliklinik di kampung kusta ini kurang dimaksimalkan. Seperti jasa dokter yang hanya datang sebulan sekali bahkan dalam bulan-bulan tertentu tidak datang sama sekali. Hal tersebut yang mengakibatkan minimnya persediaan obat-obatan bagi warga.
5.    Kanal yang ada disamping kampung kusta mengalami penumpukan sampah akibat dari warga yang membuang sampah dikanal. Ini juga berdampak pada pendangkalan kanal.
6.    Tingkat kesadaran masyarakat yang kurang peduli dengan lingkungan sekitar mereka. Mereka tidak sadar bahwa perilaku membuang sampah dikanal berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan mereka.
(Usulan Solusi)
1.     Akan dilakukan perluasan drainase, dan membangun kesadaran warga sehingga tidak ada warga yang membuang sampah di saluran drainase tersebut. Namun sebelumnya, akan dilakukan pembersihan drainase dan mengajak warga bergotong royong membersihkan drainase.
2.    Pengadaan tempat sampah dimasing-masing rumah warga dan pemisahan sampah basah dan kering. Sampah kering ini nantinya akan disortir untuk memilih sampah yang dapat diolah menjadi karya dan menghasilkan nilai jual. Selain itu, akan disediakan motor pengangkut sampah yang akan berkeliling disetiap RT agar warga yang berada jauh dari pembuangan sampah induk dapat dimudahkan, dan warga tidak lagi membuang sampah dikanal.
3.    Melakukan renovasi pada fasilitas umum seperti sumur dan toilet umum.
4.    Memanfaatkan kembali poliklinik dan memaksimalkan kerja dokter artinya kita dapat memastikan dokter dapat bekerja dengan baik untuk membantu warga. Selain itu, diharapkan persediaan obat-obatan dapat tercukupi. Dengan cara membangun kerjasama dengan RS yang InsyaAllah ini dapat kita jalankan.
5.    Mengajak warga khususnya pemuda setempat untuk bekerja sama menjaga dan membersihkan kanal dari tumpukan sampah, memberikan pelatihan dan diskusi bagaimana menciptakan lingkungan yang asri, bersih, dan sehat.  Serta mengajak warga gotong royong mengadakan kerja bakti setiap hari Jumat dan Minggu, dengan tekad Jumat Bersih dan Minggu Sehat.
6.    Menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan atau instansi tekait untuk memberikan dana bantuan bagi warga yang dimanfaatkan untuk membangun kesejahteraan masyarakat.
7.    Dalam jangka beberapa bulan , diharapkan kita dapat mengumpulkan dana sendiri selain menanti dana dari pemerintah, kita akan menggalang dana sebagai langkah awal perubahan dan perbaikan kampung kusta ini.
8.    Selain dalam lingkup kesehatan, hubungan sosial dengan masyarakat luar perlu kita perhatikan. Ada yang namanya metode pemasyarakatan artinya, penderita dan masyarakat membaur sehingga tidak ada kelompok tersendiri. Ini dapat kita wujudkan dengan memberikan pemahaman atau sosialisasi kepada masyarakat luas tentang kusta itu sendiri.

0

Bahaya Kebakaran dan Sistem Penanggulangannya

Posted by Muqarramah on 22.48
Bahaya Kebakaran
Ada dua jenis bahaya yang ditibulkan sebagai akibat dari terjadinya kebakaranyaitu kerugian material dan keselamatan jiwa manusia. Beberapa aspek penyelamatan sebenarnya lebih diarahkan dan diprioritaskan pada penyelamatan jiwa manusia terlebih dahulu, untuk kemudian meminimalkan kerugian pada tahap berikutnya. Sehingga padaprinsipnya, konsep penanggulangan kebakaran (fire safety) yang utama adalah penyelamatan jiwa manusia. Bahaya keselamatan jiwa manusia pada peristiwa kebakaran dapat diklasifikasikan :
1.      Bahaya langsung
v  Tersengat temperatur yang tinggi.
v  Keracunan asap.
2.      bahaya tidak langsung.
v  Terluka.
v  Terjatuh.
v  Terserang sakit.
v  mengalami shock/serangan psikologis.
Sistem Penanggulangan Kebakaran
Sebagai suatu sistem, bangunan terdiri dari sub - sub sistem yang membentuknya secara integral dalam satu kesatuan.  Sub-sub sistem tersebut antara lain arsitektur, struktur,  mekanikal, elektrikal, desain ruang dalam ( interior ), desain ruang luar (landscape ), utilitas, dan sistem-sistem lain seperti manajemen /pengelolaan, maitenance / service, sistem penanggulangan kebakaran /fire safety. Sistem-sistem ini haruslah terintegrasi dengan baik dalam bangunan. Pada pelaksanaannya, tentunya penataan atau perencanaannya harus dilibatkan secara kontinyu pada saat proseskonstruksi secara keseluruhan. Proses konstruksi yang dimaksudkan di atas adalah dari mulai tahap perencanaan, pembangunan, pengoperasian serta perbaikan dan perawatan. Beberapa hal yang termasuk di dalam permasalahan site dalam kaitannya denganpenanggulangan kebakaran ini antara lain :
v  Penataan blok-blok masa hunian dan jarak antar bangunan.
v  Kemudahan pencapaian ke lingkungan pemukiman maupun bangunan.
v  Tersedianya area parkir ataupun open space dilingkungan kaewasan.
v  Menyediakan hidrant eksterior di lingkungan kawasan.
v  menyediakan aliran dan kapasitas suply air untuk pemadam.
Perencanaan Struktur dan Kontruksi Bangunan
Perencanaan struktur disini berkaitan dengan kemampuan bangunan untuk tetapatau bertahan berdiri pada saat terjadi bencana kebakaran. Sedangkan perencanaan kontruksi berkaitan dengan jenis material yang digunakan. Material yang mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap api (terbakar), akan lebih baik pula terhadap pencegahan penjalaran api, pengisolasian daerah yang terbakar serta memberi waktu yang cukup untuk pengevaluasian penghuni.
Hal-hal yang berkaitan denganperencanaan sistem ini antara lain :
1.    Pemilihan material bangunan yang memperhatikan sifat materia :
v  Sifat penjalaran dan penyebaran.
v  Combustibility (kemampuan terbakar material).
v  Sifat penyalaan material bila terbakar.
v  Sifat racun (akibat reaksi kimia yang ditimbulkan / dihasilkan bilabahan tersebut terbakar).
2.    Kemampuan / daya tahan bahan struktur (fire resistance) dari komponen-komponen struktur. Komponen struktur seperti rangka atap, lantai, kolam dan balok adalah tulang – tulang kekuatan pada bangunan. Perencanaan yang optimal darihal yang dimaksudkan :
v  Meminimalkan kerusakan pada banguna.
v  mencegah penjalaran kebakaran.
v  melindungi penghuni, minimal memberi waktu yang cukupdievaluasi.
3.    Penataan ruang, terutama berkaitan dengan areal yang rawan bahaya dipilih material struktur yang lebih resisten.
Perencanaan daerah dan jalur penyelamatan (evakuasi) pada bangunan
Perencanaan daerah evakuasi, biasanya diperuntukan untuk bangunan pemukiman berlantai banyak dan merupakan bangunan yang lebih kompleks.
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan perencanaan sistem ini :
v  Kalkulasi jumlah penghuni / pemakai bangunan.
v  Tangga kebakaran dan jenisnya.
v  Pintu kebakaran.
v  Daerah perlindungan sementara.
v  Jalur keluar bangunan.
v  Peralatan dan perlengkapan evakuasi.

Manajemen sistem penanggulangan kekakaran.
Gagasan dari manajemen sistem penanggulangan kebakarann berkembang sekitar memelihara peralatan/perlengkapan penanggulangan kebakaran sehingga dapat digunakan secara optimal pada saat diperlukan. Manajemen penanggulangan kebakaran termasuk juga administrasi strategi untuk memastikan keselamatan secara preventif, membatasi perkembangan api dan menjamin keselamatan penghuni. Untuk mencapai fungsi ini, manajemen sistem ini harus terlihat didalam semua aspek yang ada dalam bangunan termasuk daerah terhadap bahaya.
Komunikasi
Kebakaran tidak dapat diatur walaupun dengan sistem proteksi yang paling baik, sehingga sangat penting untuk mendeteksi terjadinya segera untuk keberhasilan penanggulangaannya. Sistem informasi yang baik bisa berguna untuk memicu tindakan awal penyelamatan. Komunikasi menjadi hal yang penting buat penghuni bangunan, baik itu dari sistem alarm maupun penghuni lain, sehingga informasi harus tersampaikan danterdengar dengan jelas agar dapat memanfaatkan waktu untuk penyelamatan yang perlu.
Pemeliharaan.
Perbaikan dan pemeliharaan terhadap peralatan-peralatan darurat, seperti hidrant, bosereels, extinguisher, lampu darurat dll, adalah sangat penting. Tipe, standar dan frekuensi pemeliharaan harus terdokumentasikan pada program manajemen ini, dan staf yang berkepentingan perlu mengetahuinya dan selalu menjalankannya dengan benar.

Pelatihan.
Pelatihan pegawai yang berkepentingan terhadap penanggulangan kebakaran ini tidak boleh luput dari perhatian. Mereka harus menerima instruksi bagaimana menghidupkan alarm tanda bahaya bila mereka menemukan kebakaran, serta mereka yang memberi peringatan kebakaran kepada penghuni. Begitu pula terhadap penggunaan peralatan pemadam api, yang harus mampu dipraktekkan.
Beberapa pelatihan yang dilaksanakan antara lain memberi pengetahuan tentang :
v  Pencegahan kebakaran secara umum.
v  Tindakan yang diambil pada waktu mendengarkan alarm dan menemukan api.
v  Metode yang benar dalam memanggil pasukan pemadam.
v  Lokasi, kegunaan dan penggunaan peralatan pemadam.
v  Rute penyelamatan, titik pertemuan dan jalan keluar.
v  prosedur evakuasi
Ada lima aspek yang harus dipertimbangkan di salam sistem manajemen ini, yaitu :
v  Tindakan preventif .
v  Prosedur.
v  Komunikasi.
v  Perawatan / pemeliharaan.
v  Pelatihan
Kelima aspek-aspek tersebut masing-masing harus selalu dievaluasi kelengkapan dan kegunaannya.
Tindakan Pencegahan
Aspek ini adalah yang paling langsung dan efektif dalam mencegah datangnya kebakaran. Pencegahan dan pembatasan perkembangan api, harus dimulai dari saat bangunan masih dalam bentuk gambar. Arsitek mempunyai tanggung jawab moral untuk memasukkan perencanaan penanggulangan kebakaran ini pada konsep bangunannya. Perlu juga dibuat instruksi manual sederhana untuk staf yang kompeten serta untuk melatih penghuni beradaptasi bila hal yang tidak diinginkan terjadi. Staf yang kompeten, misalnya Satpam, atau pegawai kebersihan, atau teknisi dll, perlu untuk diatur secara reguler mengawasi bangunan.
Prosedur

Memformulasikan sistem prosedur adalah bertujuan untuk mensikronisasikan operasional bangunan. Prosedur perbaikan dan perawatan / perlengkapan khususnya peralatan darurat kebakarann, harus dikerjakan terdokumentasi dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh oleh staf-staf yang berkompeten. Semua pihak yang terlibat dalam hal ini (penghuni,terutama pegawai) haruslah mengetahui apa yang harus dilakukan, siapa yang harus dihubungi, bagaimana melakukannya, dan kapan itu perlu. Keuntuingan dari pelaksanaan yang sesuai prosedur, adalah bisa menghindari keterlambatan penyelamatan bila keadaan darurat.

Copyright © 2009 Hotaeorium All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.